Seorang dokter hendak mengambil mobilnya yang baru direparasi di bengkel.
“Mahal amat, hanya untuk satu jam kerja!” ia menggerutu. “Bgaimana mungkin tarip montir lebih mahal daripada tarip dokter.”
“Begini, Pak,” kata montir itu. “Cara menghitung ongkosnya memang lain. Kalian para dokter ‘kan mengerjakan tubuh yang modelnya sama terus dari zaman dulu. Sementara kamiharus terus mengikuti perkembangan zaman. Tiap tahun model baru selalu keluar dan kami harus mempelajari teknik memperbaikinya. Jadi, harap maklum kalau ongkosnya mahal.”
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment